Naik Pesawat Bersama Bayi (7 bulan)

image

Riffa (7 bulan) gw ajak mudik ke solo naik pesawat. Ini bukan penerbangan pertamanya, dan penerbangan sebelumnya agak membuat gw trauma. Penerbangan sebelumnya agak ekstrim, entah karna cuaca, atau pesawatnya yang tua, atau pilotnya nggak oke, atau memang itu konsekwensi yg harus kami terima dari tiket promo maskapai murah meriah :p. Akibat penerbangan yg ekstrim itu Riffa muntah-muntah ketika landing *fiuuuhhh, daaaan berlanjut dengan demam disertai drama sakit termehek-mehek. Well… gw akuin emang kondisi Riffa sebelum berangkat lagi kurang fit, udah agak anget karna kurang mimik, ditambah dg gejolak pesawat, dan kena angin malam Adi Sumarmo.

So untuk tidak mengulangi drama gagal terbang itu, gw beli tiket yg lebih mahal (boong deng) :p, hehe, gw melakukan beberapa persiapan ekstra

1. memastikan riffa dalam keadaan fit.
2. mengkondisikan agar tepat ketika take off dan landing Riffa mau menyusu (posisi menelan dapat melawan perbedaan tekanan udara, supaya telinganya nggak sakit).
3. bawa mainan kesukaan, supaya nggak bosan disepanjang perjalanan.
4. untuk posisi anak yg dipangku, pastikan posisi anak terikat aman dan nyaman dg mamanya, bisa make seat belt bayi yg disediakan maskapai, bisa make selendang, gw lebih nyaman make baby wrap.
5. untuk posisi anak yang duduk sendiri, pastikan seat belt-nya terpasang, dan bisa memakai bantal kepala (kayak benbat) supaya anak nyaman.

Alhamdulillah, penerbangan nyaman dan sukses, ampe ketiduran dipesawat heee, sampai rumah eyang putri dengan selamat, happy travelling ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s