When the time finally arrives…

hari itu tanggal 25, di hari gajian…
gw dan bokap terpaku didepan kulkas raksasa toko serba ada

bokap : susahhh mama(k) gak bisa makan apa2
gw : hmmm iya, makanan vegetarian yg aman gitu gak ada yaaa
bokap : itu… itu… yg merah apaan tuh??? (menunjuk ke area kulkas yang ditandai warna merah)
gw : itu mah babi… (tempat makanan gak halal:D)

sejak nyokap sakit, kita emang kesulitan cari alternatif makanan (enak) buat beliau.
Pasalnya dokter spesialisnya menyarankan agar nyokap hidup sehat dan menjadi vegetarian.

Pernah gw (merasa) menemukan ide cemerlang, yaitu dengan membelikan nyokap daging imitasi yang biasa disajikan di restoran vegetarian.
Namun ternyata ide gua berakhir FAILED, karna menurut dokter daging imitasi itu mengandung bahan (gw gak ngerti apa) yang membahayakan buat nyokap *sigh.

Suatu hari, di kantor, gw mendengar curhatan temen gw yg nyokapnya sakit
doi cerita dengan berkaca-kaca betapa mengurus orang yang sakit sungguh menguras kesabaran
betapa nyokapnya sulit diajak kerjasama dalam hal makanan, sering menolak makan makanan orang sakit

beberapa hari kemudian, nyokap temen gw berpulang

gw jadi inget nyokap

gw bersyukur nyokap gw gak rewel dan sangat kooperatif dalam sakitnya
Tapi gw pikir, seperti halnya temen gw, suatu hari nanti gw pasti ngerasain merawat orang tua di hari-hari akhirnya,
gw berharap Tuhan kasih gw kesabaran yang berlimpah
gw berharap gw gak berubah jadi monster judes yang karna gak sabar nyiram muka emaknya pake aer keras *kayak yang di sinetron-sinetron*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s