Pergi ke Angkasa

Kata Riffa pagi ini di teras rumah waktu gua ijin pergi ke kantor

Riffa : Aku pingin ke angkasa deh, waktu MASIH kecil kamu pingin ke angkasa nggak?

Mama : Iya pingin

Riffa : Waktu MASIH besar kamu pingin ke angkasa jugak?

Mama : Iya SUDAH besar pingin juga ke angkasa, kamu pakai apa nanti ke angkasa?

Riffa : Pakai roket, roket kardus!

Mama : OOooo iyaaaa!

Ada yang belum bisa move on dari asyiknya main kardus besar ho ho..

 

Memelihara Ikan Cupang

Dirumah kami tinggal 2 orang dewasa pemalas dan 1 balita yang selalu bersemangat  tapi belum bisa disiplin dan telaten memelihara hewan yang memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, hewan yang bisa dipelihara di rumah ini haruslah hewan yang perawatannya nggak ribet-ribet amat. Salah satu hewan yang pernah kita pelihara adalah ikan cupang hias. Ikan cupang cocok dipelihara anak-anak karena relatif mudah perawatannya.

Ikan cupang adalah ikan yang kuat dan tahan banting, dia bisa hidup tanpa bantuan oksigen tambahan atau tanpa sirkulasi air sekalipun, mengganti air tempat hidupnya sehari sekali saja sudah cukup. Makanannya relatif mudah, cukup diberikan pelet ikan. Tempat hidupnya tidak perlu ruang yang besar, bahkan dia bisa hidup sejahtera di (hanya) toples kue lebaran, tapi ingat tempat hidupnya tidak bisa dicampur cupang lain, karena mereka ikan yang galak dan mudah marah.

Kelebihan lain, ikan cupang hias juga memiliki rupa yang cantik, ekornya bisa merekah seperti burung merak kalau sedang marah, tapi jangan sering-sering membuatnya marah ya?!. Selain perawatannya yang mudah dan rupanya yang cantik, harga ikan ini relatif ramah di kantong mama dan papa, dengan hanya Rp. 5.000 kita sudah bisa punya seekor ikan cupang hias dengan ekor merekah melenggak-lenggok anggun.

Belajar Metamorfosis [Ulat Hongkong]

Berawal dari ekspresi excited nya mas Riffa setiap kali  gua bacain buku serangga (kapan-kapan gua share buku-buku serangga yang seru yaaa), gua jadi sering bikin activity tentang serangga, matching game, coloring, cutting, pasting semua-semua tentang serangga. Selain activity yang Desk Based ituh (desk based bahasa gua aja yah haha), kayaknya seru juga kalo punya outdoor atau nature activity tentang serangga. Seperti gayung bersambut, waktu kita main kerumah bapak (gua) kita ketemu sama si ulat hongkong yang menggemaskan yang biasa dibeli bapak untuk makanan burung, dan Bapak cerita ternyata ulat hongkong bisa loh berubah jadi kumbang kalau sudah dewasa! seru banget, begitu lah akhirnya kita bawa pulang si ulat hongkong untuk kita amati proses metamorfosisnya.

Ulat hongkong, sekilas terlihat seperti cacing, padahal sebenarnya dia adalah larva dari serangga yang bernama tenebria molitor, berikut siklus hidup si tenebria molitor.

tenebria molitor

gambar diambil dari sini

Memelihara ulat hongkong relatif mudah (banget), cukup ditempatkan di tempat yang bening dan tinggi (bening supaya mudah diamati, tinggi supaya tidak lari) dan diberikan cukup makanan, makanannya juga sederhana sekali, hanya makanan burung (pur burung) saja, ulat hongkong tidak perlu diberikan minum😀. Ulat hongkong dan makanannya bisa dibeli di pasar burung. Jika memungkinkan pilih larva yang montok, seksi dan besar😀 supaya proses berubah ke pupae tidak memakan waktu yang terlalu lama. Berdasarkan pengalaman kita butuh waktu 1-2 minggu untuk ulat dewasa berubah menjadi pupae, dan 1-2 minggu lagi untuk pupae menjadi young beetle. Berikut ini kita bagi foto-foto hasil penelitian kita ya😀

Gampang banget kan?!, selamat mencoba🙂

Managing Home Education

Ih judulnya sok keren ya?!

Ituuu karna… Bener deh mulai berasa kewalahan juggling between rumah, kantor, daycare, toko buku, hihi…dan itulah kenapa gua pikir perluuuu untuk gua me manage semua semua semua dengan lebih baik! Salah satu dan yang paling penting dari semuanya adalah punya manajemen edukasi rumah.

Manajemen edukasi rumah yang mau gua share sederhana aja sih, cuma kurikulum mingguan Riffa karna gua juga blom punya gambaran besar kurikulum setahun penuh…karna menunggu gambaran besar itu muncul …. hmmm … yang ada gua nggak akan mulai!

Judulnya Learn Shapes and Colors, image

Dan dengan catatan ini pula gua menantang diri gua untuk bener-bener mewujudkannya seminggu kedepan!

Kalok catatan ini sukses terlaksana, mungkin aja gw juga sukses jugak memanage kegiatan sebulan penuh, dan lalu memanage kurikulum setahun penuh!😀

so see you next week

The Plan

Di kepala ini, gw melihat diri gw 2 tahun kedepan sebagai orang yang :

Meninggalkan pekerjaan yg payah dan mengelola toko buku gw jadi jauh lebih keren
Ikut mas Herry kerja di pedesaan yang damai,
Berharap Bapak mau ikut gw kemanapun mas Herry ditempatkan,
Bisa main gitar dan nyanyi sepanjang hari sama Riffa,
Bisa menjahit dan jahit baju2 keren buat kita berempat,
Bisa nyetir, bisa antar jemput mas Herry ke kantor dan antar jemput Riffa ke tempat les menari, les musik, les karate, les lukis atau les apapun yang dia mau,

Punya anak kedua *mungkin😀

And doing lots of theese…

romantic

going upside down

IMG_20140801_090103

running in the field

IMG_20140830_130537

splashing in the sea

IMG_20140730_095505

clucking in the farm

Aamiin🙂

*gambar diambil disini

Senjata yang Harus Dimiliki Si Gigi Sensitif

Masih cerita tentang gigi sensitif, cerita sebelumnya disini dan sebelumnya lagi disini, kali ini gw mau berbagi barang-barang perawatan gigi yang penting untuk selalu ada didekat gw, kapanpun dan dimanapun gw berada. cartoon_of_a_happy_tooth_holding_a_toothbrush_0515-1103-0816-1403_SMU

gambar pinjem di sini

1. sikat gigi dan pasta gigi khusus gigi sensitif

Gw nggak maksud promosi, dan nggak dibayar jugak ama tukang odolnya yah😀. Gw make odol merek sensodyne. Baguuuus deh odol ini, pernah ya, gusi gw bengkak, kayaknya sih karna food impaction di gigi yang dipasang tambal crown , awalnya udah sedih aja membayangkan kalo gw harus bongkar crown, bolak-balik dokter gigi, ato malah jangan-jangan harus dicabut sekalian, tapi ajaib make sensodyne bengkak gw kempeeeees, dan sembuh permanen ^^. Kekurangan odol ini harganya lebih mahal dibandingkan odol-odol sejuta umat kayak p*ps*dent, c*pt*dent, de el el, eh tapi harganya worthed banget, dan jauuuuh lebih murah daripada kalo harus kunjungan ke dokgi😀. Makasi yaaa kepada penemu odol keren ini ^^.

2. dental floss (benang gigi)

Gw sayaaaang bgt ama dental floss gw, hahahah, soalnya dia slalu membantu menyingkirkan sisa makanan yg nyelip yg susah dijangkau sikat gigi ataupun disingkirkan obat kumur😀. Gw nggak pernah make tusuk gigi, karna seringnya tusuk gigi itu malah membuat sisa makanan tambah nyelip jauh, dan akhirnya bikin food impaction, dan bisa bikin jarak antar gigi jarang nggak sih?! (teori gw ajah hihi)

3. obat antiseptic

Gw nyebut merek lagi yah, albothyl. Kadang gw make dental floss dengan lebay dan bikin gusi berdarah, dan terkadang belom lagi gusi yang luka itu sembuh udah dihantam makanan bertubi2, jadilah tambah terluka, nah untuk kasus kayak gini gw make albothyl, ditetes ajah, ato dicampur air dipakai kumur. Tapi dokgi gw cerita, obat kumur itu nggak boleh dipakai terus-terusan, soalnya selain dia membunuh kuman dia juga membunuh organisme baik yang dihidup dimulut kita, akhirnya keseimbangan ekosistem mulut terganggu. Ahh yaa kalo jadi mau make albothyl untuk luka dimulut siap-siap ya, rasanya perih, tapi yaah namanya jugak obat, layaknya kehidupan, obat itu perih jenderal! *apasi😀.

Begitulah cerita saya, semoga bermanfaat ya ^^.

Crown Gigi [Gigi Robocop]

Cerita ini sambungan dari cerita gw tentang gigi sebelumnya. Gw tegaskan sekali lagih yah, tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman gw semata sebagai pemilik gigi busuk, dan gw bukanlah seorang ahli gigi. Singkat cerita, gw memiliki 3 gigi busuk, dua dari tiga gigi busuk itu berhasil diselamatkan dari kebinasaan dengan perawatan saluran akar gigi (root canal). Treatment selanjutnya yang harus gw jalani setelah root canal adalah penambalan. Ada beberapa jenis tambal gigi yang biasa dilakukan para ahli gigi, nah kali ini gw mau cerita tentang tambal crown. Berbeda dengan tambal cor yg umum kita ketahui, tambal crown tidak cukup hanya dengan mengisi bagian gigi yang bolong, tetapi juga menyarungi gigi dengan bahan yang dicetak sebelumnya (menyarungi gigi/memberikan mahkota/crown).

tmbalan-64-300x238

Tambal Crown (sumber)

Kenapa gw memilih tambal crown daripada tambal cor biasa adalah karena lubang gigi yg udah terlalu besar dan bahkan kehilangan sebagian mahkotanya, jadi nggak mungkin bisa ditambel dengan tambal cor. Bahan yang digunakan untuk crown ada beberapa macam, bisa dipelajari disini. Gw sendiri menggunakan 2 jenis bahan berbeda untuk kedua gigi gw.

Bahan pertama adalah amalgam yang merupakan campuran beberapa logam dengan merkuri. Walaupun mengandung merkuri tapi tetep aman digunakan, karna jumlahnya sangat kecil dan terikat dengan logam lain. Amalgam digunakan untuk crown gigi geraham gw, bahan ini dipilih karena kuat dan tahan lama cocok buat gigi geraham si pekerja keras yang selalu mengunyah. Walaupun warna crown amalgam kurang indah (berwarna metal) kayak gigi robocop, tapi yaaa nggak masalah karena, digunakan digigi belakang, nggak terlihat, kecuali kalo gw ngakak lebaaar. Kelebihan lain crown amalgam adalah harganya yang nggak semahal bahan porselen😀, crown sebuah gigi berbahan amalgam seharga kurleb Rp. 950.000.

Bahan kedua adalah porselen, digunakan untuk crown gigi samping sebelah taring. Alasan utama bahan ini dipilih adalah karena warnanya yang cantik menyerupai gigi asli, nggak mungkin kan gigi yg nongkrong agak di depan berwarna kayak gigi robocop atao kayak rapper bergigi blink blink. Bahan porselen katanya sih nggak sekuat bahan amalgam, tapi nggak masalah blom pecah sampe sekarang karena gigi samping nggak dipake ngunyah ekstrim😀. Kekurangan bahan porselen adalah mahalnyaaa, satu crown gigi ajah seharga Rp. 1.950.000, belom lagi biaya perawatan saluran akarnya TT_TT, karena sebelum di crown, saluran akar gigi harus disehatkan dulu.

Begitulah cerita gw, jadi sebelum memilih jenis tambalan yg pas, silahkan dipelajari dulu kebutuhan gigi anda, apakah bisa cukup dengan tambal cor atau harus dengan tambal crown. Kemudian bahan tambal crown yang digunakan juga disesuaikan dengan peruntukkan gigi, letak gigi (estetika), dan budget yang dimiliki. Semoga bermanfaat ya ^^.

Hunting High Chair

Tetang high chair, sebenernya gw sempet memutuskan nggak mau punya high chair ato kursi makan bayi, soalnya cerita dari beberapa temen, banyak anak yg gabetah makan dengan duduk di high chair, dan ujung2nya nggak guna punya barang itu. Tapi akhirnya gw memutuskan untuk punya high chair, karna kayaknya penting untuk mencoba ngajarin anak makan sambil duduk dan menikmati makanannya, apalagi melihat gaya makannya Riffa semenjak dia udah bisa lebih banyak “bertingkah” yang kadang buat gw frustasi, makan sambil lari2an, kabur2an. Untuk menyiasati supaya dia betah duduk dikursi itu, gw nemenin dia makan, makan makanan yang sama, soalnya itu anak kan suka kepo banget sama apa yg gw masukin ke mulut gw dan tertarik untuk ikutan masukin ke mulutnya.

Gw sempet naksir sama HC Pliko yang 3 in 1 multifungsi banget bisa jadi HC, meja belajar, sekaligus kursi goyang, ato HC Mamalove Festival yang juga bisa jadi meja belajar. Tapi keduanya nggak jadi gw pilih karena bodinya yg gede heboh nggak bisa dilipet dan nggak punya roda, selain itu juga ketinggian pijakan kakinya nggak bisa di adjust, humm gw rasa makan dengan posisi kaki menggantung itu nggak nyaman. Selain itu, gw rasa 2 fungsi lainnya yg bikin gw naksir nggak akan terlalu terpakai karna riweh juga kalo tiap main mesti ganti2 dari satu fungsi ke fungsi lain.Begitulah Pliko dan Mamalove gw eliminasi.

High Chair Pliko (gambar dari sini)

Akhirnya hasil hunting gw jatuh the  lovely “Euro Cart Dodo High Chair”. Apa yang bikin gw jatuh cinta sama HC ini adalah karena modelnya mirip banget sama HC Chicco Polly yang mihil buat kantong gw, hahah jadi sebenernya gw jatuh cintanya sama Chicco Polly duluan, hihihi. Dia punya meja makan yang guede, meja makannya punya lapisan yg bisa di angkat dan dicuci kalo kotor, kursinya empuk terbuat dari bahan perlak jadi gampang bersihinnya, seat belt nya aman, senderan punggung dan pijakan kaki bisa di adjust, punya roda dan bisa dilipat memudahkan untuk dipindahkan,  punya tempat tatakan minum yang jauh dari jangkauan anak *evilsmirk*, semua-semua yang ada sesuai deh sama kebutuhan gw.

Euro Cart Dodo (gambar dari sini dan  sini)

Daaaan lebih senengnya lagi, gw bisa dapat barang bagus dengan harga miring. Gw dapat HC di toko online barang bayi bekas, HC gw ini barang baru yg udah lama digudang, belum kejual, dan dijual murah sama penjualnya, hihihi, lucky me. Tipe HC yang gw beli ini udah nggak beredar lagi di Indonesia, yang ada di toko-toko online tuh tipe baru yg gw lihat sekilas besinya nggak sekokoh punya gw, nggak punya tatakan minum, corak warnanya juga nggak seru. Well, barang cuci gudang ini punya dua kekurangan sih, pertama kemiringan pijakan kaki nggak bisa di adjust, tapi gw kan nggak butuh ituh karna posisi duduk anak segede Riffa pasti tegak dengan kaki tertekuk lurus kepijakan, gw hanya butuh pengaturan ketinggian pijakan kaki, dan fungsi itu masih baik2 ajah, kedua tatakan/lapisan meja makannya nggak bisa ngunci ke mejanya, cuma tetep aja nggak masalah jugak, toh tetep bisa kepake walo nggak ngunci karna nggak goyang kemana2 jugak dan yang penting meja aslinya mulus tak bercela. Gw dapat harga euro cart Rp.625K dari seharusnya Rp.950K dan terselamatkan dari membeli chicco polly yg harganya Rp.2jt-an. Aaaah sukses perburuan gw yah, selanjutnya mudah2an sukses jugak urusan kasih makan anak gede ini! ^_*

Chicco Polly yang Nggak Jadi Dibeli :p

Mata Ikan

Pernah nggak denger penyakit mata ikan?…. Adalah sejenis penyakit yang biasanya menyerang bagian telapak kaki atau telapak tangan yang sering berbenturan dengan permukaan keras. Bentuknya persis seperti mata ikan, kalo dipencet keras, kadang2 massa ditengahnya putih dan bagian lingkar luarnya agak bening. Yang unik dari benjolan mata ikan, dibandingkan benjolan2 lain yang mungkin tumbuh di tubuh *ngaco* adalah mata ikan itu benjol ke dalam permukaan kulit bukan keluar, inilah mengapa ketika permukaan mata ikan tertekan kita jadi merasakan sensasi tertusuk, sakittt, dan ini juga lah mengapa derita memiliki mata ikan di telapak kaki itu luar biasa, secara kaki pasti kepake jalan, jadi mau nggak mau sang mata ikan kepencet2. Daaan satu lagih, mata ikan ini kalo nggak segera diurusin bisa tambah gede, bahkan mencapai sebesar koin.

Dari deskripsi diatas sih ketawan banget yah, penyakit ini bukan penyakit keren *sigh, apalagi kalo disertai hasil googling image “mata ikan”, ati-ati DISTURBING PICTURE. Dan fakta berikutnya, jangan ketawain yah, bahwa gw pernah sakit mata ikan *shy*, 3 kali lagi!😀 . Dulu banget si mata ikan itu muncul 2 sekaligus di telapak kaki sebelah kiri, dan gw memilih untuk mengamputasinya, karna pernah denger kalo penyakit ini nggak bisa sembuh pake obat apapun kecuali di operasi. Akhirnya dilangsungkanlah operasi kecil oleh dokter sepupu, yang kebetulan menawarkan gratis. Operasinya sih nggak kerasa, well cuma kedengeran bunyi gunting mengoyak kulit,kayak menggunting kertas kres kres. Cuma yang sakit suntik biusnya, nggak nahaaan, rasanya kayak dikulitin idup2, dokter sepupu bilang sih, karena telapak adalah salah satu bagian kulit yg paling sensitif kalo disuntik.

Teruuuus, cerita sedih selanjutnya adalah…. beberapa waktu lalu mata ikan itu muncul lagi di kaki sebelahnya, telapak kaki sebelah kanan. Mengingat suntik bius yang sakit luar biasa, gw jadi menunda-nunda untuk operasi, hingga muncul ide brilian dari bokap gw untuk mencoba plester cina untuk mata ikan. Penampakan plesternya seperti ini, bolong ditengahnya berisi obat, buletan pinggirnya itu terbuat dr gabus busa empuk, enak deh kalo pas sakit make ini, mata ikan jadi nggak kepencet2😀.

plester mata ikan

plester mata ikan*

Dan ajaib, it works!!! senengnya minta ampun, selamat dari kegiatan suntik menyuntik dan gunting menggunting telapak kaki. Nah makanya sapatau pembaca ada yg ketimpa penyakit nggak keren ini, gw berbagi obatnya tanpa bermaksud promosi loh ya. Obatnya sih kayaknya udah lumayan banyak yang jual online, ada yg nawarin mihil ada yg murah, eh tapi nggak ada yg semurah toko obat gw di pasar baru, hehe. Obat yang gw pakai kardusnya sama persis seperti gambar, tapi entah mengapa warna obatnya lain, warna obat gw oranye, dan itu manjurrrr. Baiklah segitu aja posting gw tentang mata ikan, kalo mau tau letak dan nama toko tempat gw beli plester japri yah😀.

*gambar minjem di sini

Ketemu Ekshibisionis

Pagi yang cerah ini, gw berangkat dari rumah menuju kantor seperti biasa, biasa banget deh nggak ada petir cetar membahana, nggak ada ujan ato pertanda lain, eh tapi ternyata terjadi kesialan nggak terduga. Seperti biasa, gw berangkat bareng mas Herry sampe lampu merah cengkareng, trus menunggu jemputan kantor dengan anteng. Nggak lama setelah gw sampe, bu Yani teman sejemputan gw juga nyampe. Hari masih terlalu pagi, mas-mas penyapu jalan aja belon bangun, mbak yu penjual kopi blom gelar warungnya, cuma ada gw ama bu Yani, mamak2 unyu-unyu. Gw nggak terlalu merhatiin sih darimana datangnya, tiba-tiba ada bapak-bapak paruh baya separuh buaya memberhentikan motornya nggak jauh dari tempat kita nunggu. Bodok amat ah sama tu bapak, gw sibuk main hp, dan bu Yani sibuk ngeliatin kendaraan yg dateng dr arah lampu merah, supaya nggak kelewatan jemputan. Nah ini nih klimaks dr cerita gw, jang jang #biartegang😀, ketika sejenak gw mengalihkan pandangan dr hp gw, dan dengan nggak sengaja, sumpaaaahhhh gak sengaja memandang ke arah tu bapak, astagaaaaa itu bapak lg ngeluarin tit*tnya!!!argh. Dia menjebak gw! ternyata dia sejenis Ekshibisionis. Gw pernah diceritain kan yah, katanya orang kayak gitu malah kegirangan kalo korbannya terkejut, takut, ato malah takjub, jadi gw berakting sok cool dong, pelan2 gw peringatkan sebelah gw yg belom nyadar kelakuan si bapak karna masih konsen ngeliatin lampu merah, gw berbisik pelan, “bu Yani ada orang gilak”. Untungnya bu Yani nggak lompat begitu nyadar kelakuan si bapak, eh akhirnya kita berdua sok ngobrol, nyuekin itu tukang pamer. Ngerasa misinya nggak berhasil, karna nggak mendapat respon takjub dari kita, dia geser motornya makin ngedeket dooooong, aaaaa makin kita cuekin! akhirnya dia putus harapan dan pergi😀. Begitulah hidangan pagi gw, bagaimana dengan anda?!😀

p.s : postingan kali ini nggak usah make gambar yah, bingung nyari yg pas😀